PerEMPATan Jalan
Inilah jalan yang aku pilih...,
Akan ku mulai membagi cinta ini, akan kumulai belajar memaknai hidup. Tak sekadar bernapas, tetapi juga memberi napas untuk orang lain.
Aku tiba di perempatan jalan.Inilah jalan yang aku pilih,
aku siap membagi empat cinta ini.
Diantara wanita yang aku sukai, diantara wanita yang aku sayangi. Aku bimbang karenanya.
Hasratku seolah ingin menjaga mereka semua, ingin kujaga kehormatannya, ingin kujaga dia, ingin kututup auratnya. Melindunginya dan berada disisinya selamanya. Namun aku tak ingin seolah menasehati, aku tak ingin seolah mengguruinya, tapi lebih menjadi pendamping untuknya.
Diantara banyaknya wanita, ku tahu Cinta ke-Empat ini hanya kulabuhkan pada salah satunya saja. cukup bagiku meng-Empat-kan CINTA-nya. Inilah jalanku, aku datang dari jalan ALLAH dan kuberikan cintaku pada-Nya. Cintaku pada Rasulullah SAW berada disisi kananku untuk memberikan support untukku dalam setiap langkahku. Disisi kiri, kuhadirkan kecintaanku pada keluargaku. Kini aku siap, menuju jalan lurus, mencari kawan untuk membantuku membangun mahligai nan indah demi mencapai keridaan ilahi yang menjadi jalanku.
Di perempatan JALAN ini, kusatukan ketiga cintaku untuk kubawa bersama cinta Ke-Empat dalam hidupku. Kutempuh jalan lurusku.
hehehhe
ke-lebay-an usro meng-ilustrasi-kan perempatan jalan.
Inilah jalan yang aku pilih...,
Akan ku mulai membagi cinta ini, akan kumulai belajar memaknai hidup. Tak sekadar bernapas, tetapi juga memberi napas untuk orang lain.
Aku tiba di perempatan jalan.Inilah jalan yang aku pilih,
aku siap membagi empat cinta ini.
Diantara wanita yang aku sukai, diantara wanita yang aku sayangi. Aku bimbang karenanya.
Hasratku seolah ingin menjaga mereka semua, ingin kujaga kehormatannya, ingin kujaga dia, ingin kututup auratnya. Melindunginya dan berada disisinya selamanya. Namun aku tak ingin seolah menasehati, aku tak ingin seolah mengguruinya, tapi lebih menjadi pendamping untuknya.
Diantara banyaknya wanita, ku tahu Cinta ke-Empat ini hanya kulabuhkan pada salah satunya saja. cukup bagiku meng-Empat-kan CINTA-nya. Inilah jalanku, aku datang dari jalan ALLAH dan kuberikan cintaku pada-Nya. Cintaku pada Rasulullah SAW berada disisi kananku untuk memberikan support untukku dalam setiap langkahku. Disisi kiri, kuhadirkan kecintaanku pada keluargaku. Kini aku siap, menuju jalan lurus, mencari kawan untuk membantuku membangun mahligai nan indah demi mencapai keridaan ilahi yang menjadi jalanku.
Di perempatan JALAN ini, kusatukan ketiga cintaku untuk kubawa bersama cinta Ke-Empat dalam hidupku. Kutempuh jalan lurusku.
hehehhe
ke-lebay-an usro meng-ilustrasi-kan perempatan jalan.

Komentar
Posting Komentar