Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

TERUs Berlari...

Terus Berlariii... Sampai kapan sy akan begini... terus menghindar... menjauh... lagi... lagi karenanya... karena wanita... Semua itu bermula... aku masih begitu labil, bimbang dan dalam keraguan. kucoba untuk terus menggunakan logika matematikaku. Tp kala itu berkaitan tentang wanita, maka semuanya buyar (fuzzy). Pertama, kala aku mencoba memantapkan diri untuk bergabung disebuah lembaga penelitian. Lembaga yg sangat baik dan mendukung pengembangan kemampuan serta begitu banyak hal positif didalamnya. walau sy punya ratusan alasan untuk mundur, tp tahukah, kala itu sy bimbang, tidak lain beberapa penyebabnya ialah wanita. Aku berlari dengan kecepatan tak menentu dan keluar dari jangkauannya. kedua. mundur. hal itu terulang lg, walau ada banyak alasan lain, tp salah satu alasan yg tebesar ialah wanita, membuatku memutuskan untuk tidak melanjutkan pengkaderan disuatu organisasi. lagi lagi wanita... Sy bukannya takut menghadapi wanita, tp sy takut sama Allah, sy bisa sj lebih ...

SalaH AraH

Salah Arah… Afwan akh. Sepertinya sy mulai sirih dengan sikapnya antum. Pikirku ini sudah melenceng dari ajaran rasulullah. Teman, maaf, bukan maksudku . . . Kewajiban sesama muslim untuk saling mengingatkan. Jangan sampai km menodai arti cinta, berduaan dengan atas nama cinta. Sungguh, cinta yg sy pahami tidak demikian. Cinta yg sy pahami ialah cinta yg suci, cinta karena allah, cinta sesama muslim yg persaudaraannya lebih kuat dari ikatan keturunan sekalipun. Sy teringat postingan kamelia yg mengatakan “di kelas kita begitu banyak cinta, tapi cinta yg bagaimana dulu, tentunya cinta yg pada tempatnya”, sy menilainya sebagai teguran. Sy melihat ada cinta yg tidak pada tempatnya. Sungguh sy sangat memahami perasaanmu. Sy pun pernah jatuh cinta. Tapi aku rasa ini sudah salah arah. – kami kan Cuma berbincang bincang, tidak lebih, sy bahkan tidak menyentuh kulitnya, ada jarak diantara kami-, ya, itulah pembelaan yg kadang mampir dibenakku. Pembelaan yg sangat tidak logis u...