Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2013

Fotografi

Yusran tidak begitu mahir mengambil gambar. tapi yusran senang mengambil gambar orang lain. yusran hendak belajar mengenal seluk beluk fotografi. ini karya yusran yang membuatnya termotivasi untuk terus mengabadikan setiap hal menarik yang dilihatnya. Setiap gambar tentunya memiliki kenangan tersendiri, namun tentunya gambar tersebut bukanlah gambar hidup. foto ini diambil ketika melakukan survei di tanah arajae, labakkang, pangkep.

Menjadi Ikhwan

Nikmatnya Menjadi Ikhwan. Menjadi ikhwan begitu nikmat, meski banyak ujian dan cobaan. Ujian dan cobaan menjadi pelengkap dan memperindah hidup sebagai ikhwan. Nikmatnya menjadi ikhwan, Terkadang merasa iri melihat mereka dengan bebasnya bercengkrama dengan wanita , bersentuhan dengan wanita . Namun dengan hadist yang diketahui, menghalangi diri untuk tidak berbuat demikian. berusaha untuk istiqamah adalah keindahan tersendiri bagi ikhwan. bercerita bagaimana istiqamahnya ikhwan menjadi kenangan tersendiri. Menjadi ikhwan begitu nikmat, Berkumpul sesama ikhwan tanpa beban memikirkan wanita. Tak ada beban perasaan. Tak perlu pusing dengan dengan lik- liku cinta remaja. Cukup dengan istiqamah dijalan Allah dan berusaha meningkatkan kecintaan pada ilahi. ikhwan, jangan minder menjadi ikhwan. dan ... tetaplah istiqamah 21 Juni 2013

Tanpa Judul

Tak ada topik yang akan sy bahas. Tak ada untaian kata yang ingin sy ucap. Pikiran sy kosong, tak tentu arah. Karya ini , tanpa judul. Tak ada hal urgen yang perlu dibahas, tapi penting untuk dibaca. Ada manfaat tersirat yang sy berikan. "Diam bukan berarti bisu. Tak bicara juga bukan berarti tidak tahu. Tetapi tindakan juga bahasa ."

Ketika - Drop - menghadang

Tuhan, Sy begitu lemah dan merasa amat teramat tak berguna. celaan demi celaan telah menghampiri sy.  setiap tugas sy telantarkan. banyak amanah yang tak sy penuhi. raga sy lemah, batin sy pun melemah. Kuatkan sy..., Mereka yang berjalan menuju kesuksesannya. Mereka yang meraih harapan satu persatu, Mereka yang terus berkarya, dan mereka yang masih memikirkan orang lain Izinkan daku berlari mengejar mereka agar kesusksesan, harapan, karya, dan orang lain dapat kuraih. Aamiin.

Bagaimanakah Masa Depannya?

Bagaimakah Masa depannya? Penuh tanya dibenak sy, hari ini. menanyakan tentang orang lain. bagaimana ia memikirkan masa depannya?. Hari ini, tiga kali sy dipajak oleh mahasiswa berambut gondrong. Diminta membeli sebuah stiker dengan harga yang luar biasa. 20.000 rupiah untuk stiker berukuran 4x4, yang kemungkinan hanya digunakan untuk membeli sebungkus rokok. Bagaimakah ia memikirkan masa depannya?, akankah kelak ia menceritakan kisah hidupnya yang begitu tragis semasa kuliah pada anak anaknya? akankah ia terus seperti itu? Bagaimanakah masa depannya? Saat ini mungkin dengan bangga melakukan semua tindakan tersebut. Hati merasa senang ketika berhasil memajak orang lemah. hati merasa senang ketika menikmati uang rampasan. TETAPI , itu hanya sesaat. setelahnya, kenikmatan itu akan lenyap. tersisa hanya citra buruk dari korban. Jika korbannya telah sukses, akankah korban tersebut mau membantunya?, dengan segenap citra buruk yang telah dibangun, bagaimanakah ia merancang...