28-30 Desember 2012
Hari hari yang tak terguda mulai bermunculan. Aku bertemu
dengan kakanda yang sudah lama tak pernah aku jumpai. Saat ini kakanda sedang
menempuh pendidikan di UNESA jurusan matematika. Ia juga merupakan alumni dari
jurusanku saat ini. Sungguh mengejutkan bagiku dapat melihatnya di masjid ulil
albab depan kampus kala itu. ada banyak yang hendak kutanyakan namun kondisi
kurang memungkinkan dikarenakan iya sedang buru-buru dan lagi bersama temannya. Hari itu tepat hari jumat. Seolah segala
urusanku yang telah menjadi beban pikiran selama berhari hari akhirnya berjalan
lancar. Kesibukan sebagai ketua tingkat di kampus memberikan pembelajaran
tersendiri bagi saya. Setiap hal pasti ada suka dukanya, tergantung bagaimana
kita menyikapinya.
Malam sabtu saya kembali hadir di tanjung bayang Makassar
guna menghadiri rapat pengurus HIMATIKA UNM. Ba’da magrib, kami segera menuju
lokasi dan melaksanakan rapat sidang pleno disana. Al hasil rapat yang akhirnya
usai pada pukul 05.10 pagi pada ke esokan harinya membuat saya tak tidur
semalaman. Ini rasanya kali pertama saya begadang sampai pagi. Setelah
menunaikan ibadah salat subuh, aku segera beranjak pulang dan beristirahat.
Tak usai hari itu,
Ah, aku ketiduran. Alarm handphone ku telat bunyi, entah apa
sebabnya. Pukul 08.00 pagi aku harus segera kekampus, melakukan registrasi dan
mengikuti kegiatan PKTI (pelatihan karya tulis ilmiah). Walau tak tidur
semalaman rasa kantukku belum menghampiri, mungkin sudah terbayar saat tidur
sejenak beberapa menit. Aku kembali fokus pada kegiatan yang kulakukan. Setelah pembukaan, tampaknya pemateri agak
telat sehingga Panitia haruslah mengisi
kekosongan tersebut. Dengan berbagai macam permainan yang terkadang tak jelas
dan terkadang membuatku tertawa tanpa henti.
Kulihat dia dengan pesonanya yang sulit kutepis. Keceriaan
diraut wajahnya membuatku tersenyum saat menatapnya, menghapus memori suram
dalam kisah hidupku. Entah ini kagum atau kesenangan belaka. Senyumnya tampak
manis, sikapnya yang malu-malu kala itu juga amat teramat lucu. Begitukah kala
iya salah tingkah? Hahaha sungguh, kupikir iya akan marah setelahnya, tapi
ternyata tidak. Iya menyikapinya dengan tenang.
Waw, belajar juga melelahkan. Duduk dan mendengarkan
pemateri merangkai kata kata sedikit membosankan. Agar tidak terlalu bosan maka
kucoba umtuk memahami hal yang iya sampaikan dan segera kubuatkan pertanyaan
yang tak kumengerti. Begitulah pelatihan
itu berlalu. Aku juga mendapat sebuah buku yang berjudul “risalah rindu” dari
seorang pemateri, semoga bermanfaat.
Bukan balas dendam, Tapi kebutuhan.
Ba’da salat magrib, kubaringkan ragaku dilantai ruangan yang
menjadi hunianku saat ini. tampaknya ragaku betul betul kelelahan. Dalam
sekejap mataku terpejam. Saat terbangun, suara dari masjid sudah terdengar.
Mentari mulai manampakkan cahayanya. Aku sangat terkejut. Ya, aku lalai.
Melalaikan kewajibanku, tidak melaksanakan tujuan hidupku. Bahkan si Honda fit
kubiarkan menggigil kedinginan diluar sana, aku lupa memasukkannya. Untung
tangan tangan jahil dibuat kaku kala itu. syukurlah.
30 desember 2012
Aku harus mengikuti seminar pendidikan yang merupakan
rangkaian kegiatan MSE (mipa syariah expo) FMIPA UNM. Banyak ilmu yang yang dapat kita peroleh dari
seminar tersebut.
Komentar
Posting Komentar