14 nov 13
At seminar room,with Ramhdan
Hay sob, how are you to day?...
Actually, very bored to tell about it. But it's important. I think.
Actually, very bored to tell about it. But it's important. I think.
Kemarin Ramdhan habis jatuh dari motor. (sangat membosankan bahas ini, apalagi di blog ku, ya kan...), tapi ada hal unik tentang itu...
Ringkas cerita dehh... abist jatuh kemarin DAN share to me that, "setelah jatuh, ia hubungi awal, karena tidak bisa jemput".. good deh menurutku.. walau dah dapat musibah masih aja mikirin orang lain. TAPI itu biasa, ada beberapa orang yg melakukan itu, walau tak banyak.
Bukan itu intinya..
Sehabis jatuh, celananya sobek.. waw. parah kan?. wal hasil ramdhan pinjam celana sama firman, anak icp kelas sebelah.
Kenapa?
Friends, knowing your self.
I ask to my self, why ramdhan meminta bantuan ke mereka, BUKAN ke KITA.
Teman...
Ramdhan menghabiskan waktunya minimal 5 jam sehari bersama kita, di dalam kelas. kurang lebih 30 jam dalam sepekan. bahkan kemungkinan waktunya bersama kita lebih banyak dari pada dengan orang tuanya. Tapi dengan kelas sebelah, ia hanya punya beberapa jam sj. Kita begitu dekat, lalu kenapa bukan kita teman yang dicarinya kala ia kesulitan.
Sy tdk menyalahkan ramdhan. itu spontanitasnya kala ia sulit. ia melihat orang kelas sebelah bisa membantunya...
I ask to my self, why ramdhan meminta bantuan ke mereka, BUKAN ke KITA.
Teman...
Ramdhan menghabiskan waktunya minimal 5 jam sehari bersama kita, di dalam kelas. kurang lebih 30 jam dalam sepekan. bahkan kemungkinan waktunya bersama kita lebih banyak dari pada dengan orang tuanya. Tapi dengan kelas sebelah, ia hanya punya beberapa jam sj. Kita begitu dekat, lalu kenapa bukan kita teman yang dicarinya kala ia kesulitan.
Sy tdk menyalahkan ramdhan. itu spontanitasnya kala ia sulit. ia melihat orang kelas sebelah bisa membantunya...
Friends, knowing your self...
Teman, kita perlu mengenali diri kita..
Ardi yang tinggal hanya selangkah dari kampus bisa sj membantu ramdhan kala itu, lebih dekat daripada kostnya firman dan erick. Fadli juga tidak jauh jauh amat. Sy pun bisa dihubungi kala itu. Itu teoritisnya... tapi sepertinya kita perlu introspeksi diri kawan. Secara teori kita sangat berpeluang membantunya meminjamkan celana, (celana kain, Bukan jeans), tapi praktisnya kita... *)
Teman, kita perlu mengenali diri kita..
Ardi yang tinggal hanya selangkah dari kampus bisa sj membantu ramdhan kala itu, lebih dekat daripada kostnya firman dan erick. Fadli juga tidak jauh jauh amat. Sy pun bisa dihubungi kala itu. Itu teoritisnya... tapi sepertinya kita perlu introspeksi diri kawan. Secara teori kita sangat berpeluang membantunya meminjamkan celana, (celana kain, Bukan jeans), tapi praktisnya kita... *)
Teman...
Kepekaan kita terhadap yang lainnya (sesama teman) perlu ditingkatkan. ya.. kePEKAan...
Berapa banyak diantara kita yg bertanya "ada apa dengan ramdhan?" setelah jatuhnya ia. melihat lukanyapun tidak. dimana kepekaan kalian pada teman yang sudah menghabiskan begitu banyak waktunya bersama kalian. Kita perlu koreksi diri.
Kita bahkan begitu lamban. Melihat teman terluka, tapi tak ada inisiatif untuk SEgeRa mencarikan obat. Okay, kalian sibuk dengan organisasi kalian, sibuk dengan SCMMnya kalian, sibuk dengan ORGANDAnya kalian, kalian begitu hebat dengan kepekaan kalian untuk orang lain, mengajaknya dalam kebaikan, mengajaknya memjalin silaturrahim dengan sesama daerah asal, membuat event bermanfaat untuk orang lain. Sungguh kepedulian sosial yang tinggi, tapi mana kepekaan sosial kita untuk teman sendiri, yang begitu dekat dengan kita, untuk teman yang menghabiskan 30 jam bersama kita dalam sepekannya.
Kita terlihat hebat diluar. Kita adalah ketua dibidang ini, kita memegang jabatan di organisasi itu, kita anggota terhebat disana. Sungguh hebat. Tapi, di dalam kita rapuh.
semakin tinggi pohon semakin keras pula angin menerpa..
orang2 melihat kita begitu hebat, melihat kita bagai singa yang buas nan gagah perkasa. lawan lawan sudah mempersiapkan diri untuk memerpa kita. pukulan mematikan siap di hantamkan. Tapi ternyata kita hanya seekor kucing yang begitu rapuh. tidak siap menerima pukulan. Langsung mati dengan satu pukulan.
Knowing your self..
Jangan sampai kita mengatakan kita telah melakukan banyak hal yang bermanfaat untuk orang lain, tapi ternyata kala orang sulit bukan kita yang dicarinya.
Bagiku, orang yang bermanfaat untuk orang lain ialah orang yang dicari kala sulit, bukan mereka yang selalu bersama kita, menghabiskan waktu bersama, namun tak ada kala sulitnya ia..
Just Usro' opinion...
May be can be lesson for all of you... and for ME too.
See you next time..
:D
:D



kenapa sesak sekali dibaca? </3
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuskok dihapus? sy belum bc.
Hapus