Assalamualaikum wr. wb.
hay sob, sy balik lagi. lama rasanya ga' nulis lg. kangen.
sebenarnya banyak yang hendak sy cerita entah itu tentang sy, pola pikirku, sikapku, dan tingkahku saat ini, juga pandanganku tentang mereka. perempuan. yang membuatku banyak menulis kata-kata ngawur di facebookku..
saya juga mau cerita tentang pengalaman yg sy alami saat 2 november 2013 kemarin. tp saat ini waktunya belum tepat.
arasso...
sy mau bagi cerita "about My Friends"
ya.. sy sudah setahun lebih bersama mereka... tp sy merasa sy belum mengenal mereka. mereka pun belum mengenalku. ingatkah. dalam biodataku sy pernah menuliskan bahwa teman adalah Kunci hidup. ya... itulah yang sy rasakan dulu, saat ini sy pun masih merasakan hal tersebut. Teman adalah bagian dari hidup.
Sudah setahun lebih sy bersama teman2 di ICP math., tp sy belum mengenal mereka. Sebagai ketua tingkat sudah seharusnya sy akrab dengan semua teman2, tanpa pilih kasih dan menyamakan semuanya... sy sudah berusaha untuk itu... bahkan sy juga berusaha agar tidak tercipta kelompok kecil yang bisa mengintimidasi yang lainnya... sy hanya berharap semua bersatu...
tapi, sy belum mengenal mereka...
Mereka masih begitu tertutup. tak mau cerita. mereka diam. Entahlah itulah yang sy rasakan. mungkin hanya sama sy saja, atau ini hanya feelingku semata atau mungkin aku berbeda sehingga memisah dariku... ya.. kulihat mereka saling membaur satu sama lain. Terbuka satu sama lain, tetapi tidak denganku.
Sy berbeda...
Sungguh sy belum mengenal mereka. mereka pun belum mengenalku.
yaa... wajar saja... Sy sedikit tertutup. wajar saja, benteng pertahananku begitu kuat dan kokoh. Harus siap lahir batin untuk menembusnya. Hati harus tegar dan mampu bertahan. Begitulah mungkin. sehingga tak ada yang mampu menembusnya... apa aku yang harus berubah??
Tapi inilah sy dan sy hanya akan menjadi diri sy sendiri...
Sy belum mengenal mereka, mereka pun belum mengenalku...
Bohong kalau ada yang mengatakan bisa hidup tanpa teman. Begitu halnya sy yang juga butuh teman. walau sy terbiasa dengan kemandirian (melakukan hal sendiri) sehingga sy merasa nyaman dengan itu, tapi tetap sy butuh teman. pernah sy merasa iri melihat orang yang memiliki teman yang begitu akrab. tp itu pun sudah terkikis kala berkumpul dengan ikhwan, bukan teman yang begitu akrab atau yang remaja bilang sehati berdua, bukan itu. cukup teman yang bisa mengerti sy walau sy diam.
ya.. banyak orang yang salah paham dengan diamnya sy... ada yang bilang sy lg marah, ada yang bilang sy menakutkan, banyak deh, pokoknya aneh2. Sy sj bingung dengarnya... tp sy mah cuek aja... sy bilang sama diri sy bahwa ya.. itu karena mereka belum mengenalku...
Teman itu penting...
Tetapi aku belum mengenal mereka...
mereka pun belum mengenalku...
Entahlah.... sy tak tahu pasti bagaimana penilaian mereka tehadapku. saat ditanya pun jawabannya "asal" , "ngawur", dan banyak ngelesnya... atw ditambah dengan kata2 pujian yang kutahu asal terucap aja... mereka tak berbicara fakta. begitulah, karena sy belum mengenal mereka dan berusaha untuk mengenal mereka....
Tp, bagaimana sy mengenal mereka jikalau mereka sendiri tidak mengenalku. ya.. itulah tugas mereka.
sy cukup tertutup dan sulit ditebak. biarlah waktu yang membuka lembaran-lembaran jati diriku. hingga mereka bisa mengerti sy...
karena itulah karakter sy.......
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
Di ketakhinggaan karakter....
hay sob, sy balik lagi. lama rasanya ga' nulis lg. kangen.
sebenarnya banyak yang hendak sy cerita entah itu tentang sy, pola pikirku, sikapku, dan tingkahku saat ini, juga pandanganku tentang mereka. perempuan. yang membuatku banyak menulis kata-kata ngawur di facebookku..
saya juga mau cerita tentang pengalaman yg sy alami saat 2 november 2013 kemarin. tp saat ini waktunya belum tepat.
arasso...
sy mau bagi cerita "about My Friends"
ya.. sy sudah setahun lebih bersama mereka... tp sy merasa sy belum mengenal mereka. mereka pun belum mengenalku. ingatkah. dalam biodataku sy pernah menuliskan bahwa teman adalah Kunci hidup. ya... itulah yang sy rasakan dulu, saat ini sy pun masih merasakan hal tersebut. Teman adalah bagian dari hidup.
Sudah setahun lebih sy bersama teman2 di ICP math., tp sy belum mengenal mereka. Sebagai ketua tingkat sudah seharusnya sy akrab dengan semua teman2, tanpa pilih kasih dan menyamakan semuanya... sy sudah berusaha untuk itu... bahkan sy juga berusaha agar tidak tercipta kelompok kecil yang bisa mengintimidasi yang lainnya... sy hanya berharap semua bersatu...
tapi, sy belum mengenal mereka...
Mereka masih begitu tertutup. tak mau cerita. mereka diam. Entahlah itulah yang sy rasakan. mungkin hanya sama sy saja, atau ini hanya feelingku semata atau mungkin aku berbeda sehingga memisah dariku... ya.. kulihat mereka saling membaur satu sama lain. Terbuka satu sama lain, tetapi tidak denganku.
Sy berbeda...
Sungguh sy belum mengenal mereka. mereka pun belum mengenalku.
yaa... wajar saja... Sy sedikit tertutup. wajar saja, benteng pertahananku begitu kuat dan kokoh. Harus siap lahir batin untuk menembusnya. Hati harus tegar dan mampu bertahan. Begitulah mungkin. sehingga tak ada yang mampu menembusnya... apa aku yang harus berubah??
Tapi inilah sy dan sy hanya akan menjadi diri sy sendiri...
Sy belum mengenal mereka, mereka pun belum mengenalku...
Bohong kalau ada yang mengatakan bisa hidup tanpa teman. Begitu halnya sy yang juga butuh teman. walau sy terbiasa dengan kemandirian (melakukan hal sendiri) sehingga sy merasa nyaman dengan itu, tapi tetap sy butuh teman. pernah sy merasa iri melihat orang yang memiliki teman yang begitu akrab. tp itu pun sudah terkikis kala berkumpul dengan ikhwan, bukan teman yang begitu akrab atau yang remaja bilang sehati berdua, bukan itu. cukup teman yang bisa mengerti sy walau sy diam.
ya.. banyak orang yang salah paham dengan diamnya sy... ada yang bilang sy lg marah, ada yang bilang sy menakutkan, banyak deh, pokoknya aneh2. Sy sj bingung dengarnya... tp sy mah cuek aja... sy bilang sama diri sy bahwa ya.. itu karena mereka belum mengenalku...
Teman itu penting...
Tetapi aku belum mengenal mereka...
mereka pun belum mengenalku...
Entahlah.... sy tak tahu pasti bagaimana penilaian mereka tehadapku. saat ditanya pun jawabannya "asal" , "ngawur", dan banyak ngelesnya... atw ditambah dengan kata2 pujian yang kutahu asal terucap aja... mereka tak berbicara fakta. begitulah, karena sy belum mengenal mereka dan berusaha untuk mengenal mereka....
Tp, bagaimana sy mengenal mereka jikalau mereka sendiri tidak mengenalku. ya.. itulah tugas mereka.
sy cukup tertutup dan sulit ditebak. biarlah waktu yang membuka lembaran-lembaran jati diriku. hingga mereka bisa mengerti sy...
karena itulah karakter sy.......
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
88888888888888888888888888888888
Di ketakhinggaan karakter....
Komentar
Posting Komentar