Dua puluh menit disisimu
16 Pebruari 2013
22.58 – 23.12
Dua puluh menit disisimu,
Waktu yang begitu singkat membuat
otak sy terus berpikir. Kala kau duduk disamping sy. Sy kagum.
Kau memacu sel-sel otak sy untuk
terus berpikir, konsep islam dan perasaan yang harus dikombinasikan. Ini bukan
cinta, tapi lebih ke suka, peduli atau empati. Sy ingin mengenalmu. Suaramu
begitu indah saat sy dengar kau bernyanyi, Sy berpikir akan segera pindah
tempat kala peluang dosa itu ada.
Sy cari kesibukan lain, Sy mencoba seimbangkan
gelas minuman sy pada jemari ini, namun sy tak sanggup.
ya, waktu yang begitu singkat namun terasa amat teramat lama. setiap
detik sy perhatikan dengan seksama di arloji yang engkau kenakan kala itu. itu pula lah salah
satu alasan aku mundur. kala benih cinta telah tertabur, maka sy bergegas
pergi agar benih tersebut tak terawat. tak disirami senyuman, tak disirangi
banyangmu, dan tak berkembang lebih jauh agar sy tetap terjaga.
dua puluh menit disisimu.
sel sel otak sy bekerja, darah-darah sy mengalir ke seluruh tubuh ini.
sel sel otak sy bekerja, darah-darah sy mengalir ke seluruh tubuh ini.

Komentar
Posting Komentar